Banyak Hasil Tambang Pamekasan yang mungkin perlu diketahui oleh semua orang. Untuk sektor pertambangan di Kabupaten Pamekasan berupa bahan tambang/galian golongan C yaitu bata galian, batu gung, pasir dan kerikil. Kawasan pertambangan tersebut tersebar hampir di seluruh kecamatan. Lokasi tambang yang paling menonjol yaitu di desa Angsanah, Akkor dan Rekkerek Kecamatan Palengaan.
Selama ini batu gung atau kapur yang mana banyak di konsumsi masyarakat sebagai bahan pengganti batu bata dan batu kali sebagai pendirian rumah. Dari komoditas sektor pertambangan di Kabupaten Pamekasan Madura perlu uluran tangan dari para investor dengan pendirian pabrik atau pengolahan hasil tambang sangat melimpah dan tersebar hampir diseluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Pamekasan.
Secara struktur Geologi, wilayah Kabupaten Pamekasan mempunyai sumber daya alam yang tak ternilai dengan bahan tambang terdiri dari Holosen Alluvium, Pliosen Limestone Facies, Miosen Sendimentary Facies, Cleiston Clay Sedementary.
Seperti contohnya Sumber daya alam yaitu: Minyak bumi, pasir kuarsa, Batu gamping, lempung sedimen, Oker (limonit), gipsum dan fosfat.
Kabupaten Pamekasan berada pada ketinggian:
* Antara 0 sampai dengan 340 meter dari permukaan laut dengan kemiringan rata-rata 0% sampai dengan 8%.
* Pada daerah-daerah bagian Selatan dan bagian Utara merupakan daerah yang relatif datar 37,74%.
* Sedangkan daerah yang bergelombang 40,03%.
* Berbukit 22,23 % dengan ketinggian antara 50 sampai dengan 340 m dan kemiringan rata-rata 30% sampai dengan 50%.
Dengan kondisi tersebut, maka tidak dapat disangkal bahwa Kabupaten Pamekasan merupakan salah satu penghasil Tambang yang cukup besar.
Sumber : pamekasan.go.id
http://Bisnis-madura.blogspot.com hadir dengan keyakinan bahwa Madura Punya segudang Bisnis. Kirimkan data yang anda miliki pada kolom di samping kanan, GRATIS!!
Tampilkan postingan dengan label Pamekasan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pamekasan. Tampilkan semua postingan
09/09/09
28/07/09
Sapi Potong Pamekasan
Komoditi pada sektor peternakan yang paling menonjol di Kabupaten Pamekasan adalah sapi potong yang mana jenis sapinya termasuk ras Madura. Pemasarannya dari sektor peternakan khususnya sapi potong hingga ke beberapa tempat di Jawa. Sampai saat ini sistem ternak sapi dilakukan secara individu yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Pamekasan, dimana sapi yang ada tersebut selain dipasarkan sebagai sapi potong dan juga di lomba atau acara tertentu yang lebih dikenal kerapan sapi.
Sapi potong adalah sapi jantan berumur antara 2,5 – 3,5 tahun yang digemukkan dengan sistem kereman dengan masa kerem sekitar 4-6 bulan dikandangkan terus-menerus dan tidak dipekerjakan dengan pemberian pakan yang teratur serta jenis pakan (rumput) pilihan sesuai petunjuk serta kebutuhan gizinya terpenuhi.
Sapi Madura hasil penggemukan dengan sistem kereman ini akan mempunyai kualitas daging yang baik dan harga jual yang lebih tinggi daripada daging sapi biasa. Pemasarannya sampai ke luar Madura antara lain Surabaya, Probolinggo dan Jakarta.
Sapi potong adalah sapi jantan berumur antara 2,5 – 3,5 tahun yang digemukkan dengan sistem kereman dengan masa kerem sekitar 4-6 bulan dikandangkan terus-menerus dan tidak dipekerjakan dengan pemberian pakan yang teratur serta jenis pakan (rumput) pilihan sesuai petunjuk serta kebutuhan gizinya terpenuhi.
Sapi Madura hasil penggemukan dengan sistem kereman ini akan mempunyai kualitas daging yang baik dan harga jual yang lebih tinggi daripada daging sapi biasa. Pemasarannya sampai ke luar Madura antara lain Surabaya, Probolinggo dan Jakarta.
05/06/09
Kerajinan Genteng
Industri kecil rumah tangga, maka di produksi genteng yang tidak kalau kuat dan bagus dari hasil genteng beton yang dibuat oleh pabrik yang ada di Surabaya, sehingga dapat merebut simpati masyarakat untuk memakai genteng dari Kabupaten Pamekasan dan untuk pemasarannya masih bersifat lokal di Madura.
Gula Siwalan
Industri kecil gula siwalan merupakan usaha home industri musiman, karena tergantung pada bahan bakunya. Rata-rata dalam satu tahun hanya 6 bulan bekerja. Keberadaan gula siwalan sangat terkait dengan industri-industri lainnya seperti bahan campuran lainnya (gula Jawa) karena kekhasan kadar kemanisannya khasiat lainnya. Produksi gula siwalan di Kabupaten Pamekasan masih bisa dikembangkan karena tanaman pohon siwalan cukup luas, hanya terhambat dengan teknik penyadapan legen dan pengolahannya yang memerlukan teknologi tepat guna.
Label:
Industri Kecil,
Makanan,
Pamekasan,
Pertanian
Keripik Tette
Dengan mengutamakan citra rasa tersendiri renyah dan gurih dari ketela pohon yang dibuat keripik singkong yang digemari oleh masyarakat dimana ini merupakan hasil usaha industri kecil atau rumah tangga, dengan bahan baku singkong yang banyak ditanam masyarakat di musim kemarau. Untuk pemasarannya masih saja lokal khususnya di Madura atau merupakan sebagai oleh-oleh masyarakat yang berkunjung ke Pamekasan.
Sapi Potong
Peningkatan pertumbuhan ekonomi yang kokoh di Kabupaten Pamekasan khususnya dititik beratkan sektor perindustrian dengan kaitannya pengolahan hasil-hasil produk dari komoditas pertanian, peternakan, dan perikanan
Produk Batik Pamekasan
Batik tulis merupakan salah satu usaha kerajinan rakyat Madura yang telah membudidaya sejak lama, termasuk daerah Pamekasan yang telah memiliki kekhasan tersendiri pada batik-batik yang diproduksinya. Pada sentra-sentra batik ini di produksi batik dalam beberapa jenis dan motif, mulai dari sprei, kain panjang, sarung, baju, kaos dan lain-lain. Begitu juga bahan mori yang digunakan sangat bervariasi sesuai dengan permintaan dan kebutuhan segala lapisan masyarakat mulai dari bahan prima, polisima, primissima sampai sutera.
Langganan:
Postingan (Atom)